Tips & Tricks

Sepuluh Cara Menjadi Ayah Yang Hebat

Ada hal yang sangat penting dan menarik dari satu artikel yang pernah saya baca, yang saya ingin membaginya kepada Anda.  Artikel itu mengenai bagaimana caranya menjadi Ayah yang hebat.  Jujur saja, artikel itu sangat inspiratif bagi saya untuk bisa menjadi seorang Ayah idaman bagi anak-anak saya.  Simak!

1. HORMATILAH IBU ANAK-ANAK ANDA.
Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan Ayah bagi anak-anaknya adalah menghormati Ibu mereka. Bagi seorang anak, Ibu adalah sosok yang paling mereka ingin dekat dan tempat memeroleh ketenangan jiwa. Bila Anda berhasil untuk menghormati Ibu mereka, maka mereka akan menghormati Anda.

2. LEWATKANLAH WAKTU BERSAMA ANAK-ANAK ANDA.
Anda belum menjadi Ayah bagi anak-anak Anda bila tidak bisa mengalokasikan waktu bagi mereka.  Sekecil apapun waktu yang Anda punya, berbagilah untuk mereka.

3. UPAYAKANLAH HAK UNTUK DIDENGARKAN.
Coba ingat-ingat, sangat sering ketika sang Ayah bicara kepada anak-anaknya adalah karena mereka melakukan suatu kesalahan. Mulailah bicara kepada anak-anak ketika mereka masih kecil, sehingga topik-topik sulit akan lebih mudah ditangani ketika mereka semakin besar. Luangkanlah waktu dan dengarkanlah ide-ide serta persoalan-persoalan mereka.

4. DISIPLINKANLAH DENGAN KASIH.
Semua anak butuh bimbingan dan pendisiplinan, bukan sebagai hukuman, melainkan untuk menetapkan batasan-batasan yang masuk akal. Ingatkanlah anak-anak Anda akan ganjaran perbuatan mereka dan berikanlah imbalan yang berarti atas perilaku yang diinginkan.

5. MODEL PERAN.
Para Ayah adalah model peran bagi anak-anaknya, entah mereka menyadarinya atau tidak. Seorang anak perempuan yang melewatkan waktu dengan Ayahnya yang penuh kasih tumbuh dengan pengetahuan bahwa ia pantas diperlakukan dengan hormat oleh anak-anak lelaki, dan apa yang harus dicarinya dalam diri seorang suami. Para Ayah dapat mengajari putera-puteranya apa yang penting dalam kehidupan ini dengan mendemonstrasikan kejujuran, kerendahan hati, dan tanggung jawab.

6. JADILAH GURU.
Terlalu banyak Ayah yang menganggap bahwa mengajar adalah urusan guru atau orang lain. Namun seorang Ayah yang mengajari anak-anaknya tentang yang benar dan yang salah serta mendorong mereka untuk melakukan yang terbaik akan melihat anak-anaknya mengambil pilihan yang baik.

7. MAKANLAH BERSAMA-SAMA KELUARGA.
Makan bersama-sama (sarapan, makan siang, atau makan malam) bisa menjadi bagian penting dari kehidupan keluarga yang sehat. Selain memberikan struktur pada hari yang sibuk, ini juga memberi anak-anak peluang untuk membicarakan apa yang sedang mereka kerjakan dan apa yang ingin mereka kerjakan.

8. BACAKANLAH CERITA BAGI ANAK-ANAK ANDA.
Mulailah membacakan cerita bagi anak-anak semenjak mereka masih kecil. Setelah mereka lebih besar, doronglah mereka untuk membaca sendiri. Menanamkan kecintaan untuk membaca adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan anak-anak Anda mengalami pertumbuhan pribadi maupun karir seumur hidup.

9. PERLIHATKANLAH KASIH SAYANG ANDA.
Anak-anak butuh ketenteraman yang berasal dari mengetahui bahwa mereka diinginkan, mereka diterima, dan dikasihi oleh keluarga. Orangtua, terutama para Ayah, perlu membiasakan diri merangkul anak-anaknya. Memperlihatkan kasih sayang setiap harinya adalah cara terbai k untuk memberitahu mereka bahwa Anda sayang kepada mereka.

10. SADARLAH BAHWA TUGAS SEBAGAI AYAH TIDAK PERNAH SELESAI.
Bahkan setelah anak-anak besar dan siap meninggalkan rumahpun, mereka akan tetap mencari hikmat serta nasihat dari Ayahnya. Entah soal meneruskan pendidikan, pekerjaan baru, atau pernikahan, para Ayah terus memainkan peran penting dalam kehidupan anak-anak mereka sementara mereka bertumbuh dan, mungkin, menikah dan membangun keluarga sendiri.

=====================================================

Bila “Perintah” Anda Tidak Diindahkan

crisisSi kecil sering kali membantah dan berkata “tidak” setiap kali Anda memerintahkannya melakukan sesuatu? Atau Anda sering merasa lelah karena sulit sekali mengajak si kecil melakukan pekerjaan rumah meskipun itu hanya pekerjaan ringan?

Harus Anda ketahui, bahwa tidak ada seorang pun yang suka diperintah mengenai apa yang harus dilakukan, tak terkecuali anak-anak. Terkadang mereka lebih suka jika diberikan pilihan, meskipun intinya pilihan tersebut memiliki makna dan tujuan yang sama.

Cara berikut mungkin bisa Anda gunakan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan pendengaran si kecil, setiap Anda meminta mereka melakukan sesuatu.

Si Kecil Sulit Diajak Tidur.  Ini pasti masalah yang sering dihadapi para orang tua. Memang terkadang sangat menjengkelkan ketika si kecil sulit sekali diajak tidur. Jika biasanya Anda memaksanya dengan omelan, coba ubah pola Anda. Ajukan dia pilihan, dimana kedua pilihan tersebut berujung dengan hasil yang sama yaitu membuatnya beranjak ke tempat tidur. Anda bisa memulainya dengan berkata, “Mau mama yang memilihkan baju tidurnya atau kamu sendiri yang mau memilihnya?”

Si Kecil Sulit Diajak Mandi.  Saat pagi dan menjelang sore hari, Anda pasti sering berkejar-kejaran dengan si kecil hanya untuk mengajaknya mandi. Tanyakan padanya, apakah dia lebih suka mandi di bawah guyuran air pancuran atau berendam di dalam bak mandinya? Atau bisa juga Anda berikan pilihan padanya, apakah tertarik mandi dengan gelembung busa sabun atau mandi seperti biasa?

Si Kecil Menolak Mengerjakan Tugas Sekolah. Ketika si kecil mulai bersekolah, kesulitan utama yang dialami oleh para orang tua, khususnya kaum ibu adalah mengajaknya mengerjakan tugas sekolah. Mulailah kembali dengan mengajukan dua pilihan padanya. Tanyakan kapan Ia siap mengerjakan tugas sekolahnya tersebut, apakah Ia ingin mengerjakannya setelah pulang sekolah lalu bermain atau bermain dulu lalu mengerjakan tugas sekolah setelah makan malam?.

Si Kecil Malas Bersih-bersih. Melihat mainan si kecil berserakan di seluruh penjuru ruangan memang bukan pemandangan yang menyenangkan. Karena itu ajarkan si kecil sejak dini untuk membersihkan mainannya sendiri. Jika Ia enggan melakukannya, kembali ajukan pilihan. Apakah Ia ingin membersihkan mainannya saat ini atau nanti setelah Ia tidur siang?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.